Sutradara : Leste Chen
Pemain : Yang Zishan, Kuei Ya Lei, Chen Bolin, Lu Han
Rumah Produksi : CJ E&M Film Division
Tanggal Rilis : 8 Januari 2015 (China)
Durasi :
131 Menit
Masa muda memang merupakan fase dalam
kehidupan manusia. Pada fase inilah manusia akan mencari jati diri dan menemukan
hal-hal baru demi mencapai cita-cita. Sayangnya masa muda hanya datang sekali
dalam seumur hidup. Namun apa jadinya jika seseorang yang sudah tua kembali
muda karena suatu keajaiban?
Cerita itulah yang coba ditampilkan
dalam film 20 Once Again. Film ini berkisah tentang seorang wanita lansia
berusia 70 tahun, Shen Meng Jun (Kuei Ya Lei), yang diajak oleh keluarganya
untuk tinggal di panti jompo.
Suatu hari, Meng Jun merasa sedih
karena jauh dari keluarga. Akhirnya nenek tersebut berjalan-jalan tanpa tujuan
yang jelas hingga dirinya tiba di sebuah studio foto. Sang nenek akhirnya masuk
ke dalamnya dan berfoto. Namun keanehan terjadi saat ia keluar dari studio
tersebut. Dirinya kembali muda dengan penampilan yang sangat berbeda. Ia pun
bertekad untuk mewujudkan mimpinya kala ia masih muda, yaitu menjadi seorang
penyanyi. Dengan nama baru yakni Meng Li Jun (Yang Zishan), ia pun mulai
menunjukkan bakat bernyanyinya hingga berhasil memukau banyak pihak.
Berhasilkah ia dengan misinya?
Kisah tentang film 20 Once Again
memang sudah tidak asing lagi. Film ini merupakan adaptasi dari film yang
berjudul Miss Granny yang berasal dari Korea Selatan. Secara keseluruhan cerita
dalam film ini cukup menarik. Seorang wanita tua yang secara ajaib kembali
menjadi muda menggunakan kesempatan itu untuk mengejar cita-cita masa mudanya
yang tidak kesampaian untuk menjadi seorang penyanyi terkenal.
Film dengan tema seperti ini memang
bukanlah yang pertama. Tahun 2008, film Hollywood berjudul 17 Again juga
mengangkat tema yang sama, yakni kembali muda di usia tua. Meski demikian, film
ini tetap tampil dengan gaya khas mandarin. Berbeda dengan versi Korea, Miss
Granny, film 20 Once Again terkesan lebih serius dan sedikit sekali bumbu
humor. Namun karakter yang dibangun oleh para tokoh cukup kuat untuk membangun
alur film.
Film ini sangat pas bagi mereka yang
menyukai film santai namun berkesan. Pesan yang dapat ditangkap dari film ini
adalah bahwasanya setiap manusia punya hak untuk mendapatkan kesempatan kedua.
Tidak peduli pada kapan dan di mana, kesempatan kedua akan selalu hadir agar
manusia bisa memperbaiki kesalahan di masa lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar